CIBINONG, 29 Juni 2026 – Memasuki musim liburan, Kabupaten Bogor terus menjadi salah satu destinasi primadona bagi wisatawan. Mulai dari keindahan lereng Gunung Salak hingga pesona kawasan Puncak, topografi Bogor yang unik dan ekosistemnya yang kaya menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
Untuk memastikan pengalaman liburan yang menyenangkan sekaligus menjaga kelestarian alam, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor secara resmi meluncurkan Panduan Esensial Wisata (Do's & Don'ts) Kabupaten Bogor. Panduan ini hadir sebagai pedoman etika dan keselamatan bagi seluruh wisatawan yang berkunjung.
"Kabupaten Bogor memiliki kontur alam yang menantang sekaligus memukau. Kami menyambut hangat seluruh wisatawan, namun kami juga mengajak semua pihak untuk memiliki kedewasaan dalam berwisata. Panduan ini dirilis agar setiap perjalanan aman bagi pengunjung, dan alam kita tetap lestari untuk generasi mendatang," ujar perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor.
Panduan ini merangkum langkah-langkah esensial mulai dari fase persiapan, interaksi sosial, hingga tata cara berinteraksi dengan alam, yang terbagi dalam hal-hal yang sangat dianjurkan (Do's) dan yang harus dihindari (Don'ts).
LAKUKAN (DO'S): Hal-hal yang Sangat Dianjurkan
- Pastikan Kondisi Kendaraan Prima: Mengingat jalur yang menanjak, menurun, dan berkelok ekstrem, pastikan rem, ban, dan mesin kendaraan dalam kondisi optimal.
- Bawa Uang Tunai Secukupnya: Sinyal telekomunikasi di destinasi wisata alam (pedalaman) seringkali tidak stabil, sehingga transaksi tunai jauh lebih aman dan cepat.
- Selalu Awasi Anak-anak & Rombongan: Berikan pengawasan ekstra terutama di kawasan wisata air (curug, danau) dan area tebing curam.
- Bawa Botol Minum Sendiri (Tumbler): Bantu kurangi sampah plastik sekali pakai demi menjaga kelestarian alam Bogor.
- Dukung Perekonomian Lokal: Belilah produk UMKM dan oleh-oleh khas (seperti talas atau kerajinan tangan) langsung dari pedagang lokal.
- Gunakan Pemandu Wisata Resmi: Transaksilah di loket resmi dan gunakan pemandu lokal yang terdaftar, terutama untuk aktivitas berisiko seperti trekking atau susur gua.
HINDARI (DON'TS): Hal-hal yang Pantang Dilakukan
- Dilarang Memberi Makan Satwa Liar: Terutama monyet di jalur Puncak/Gunung Bunder, karena merusak insting alami dan dapat membahayakan manusia.
- Jangan Menggunakan Jasa "Calo": Hindari oknum tak berseragam. Selalu lakukan transaksi tiket atau penginapan di loket resmi.
- Dilarang Menyalakan Api Sembarangan: Jangan membuang puntung rokok atau membuat api unggun di luar area camping resmi untuk menghindari risiko kebakaran hutan.
- Jangan Meninggalkan Barang Berharga di Kendaraan: Hindari menyimpan dompet, ponsel, atau laptop di dalam mobil untuk mencegah tindak pencurian.
- Dilarang Menerbangkan Drone Tanpa Izin: Suara dan baling-baling drone dapat mengganggu ekosistem burung dan satwa di kawasan pelestarian alam.
- Jangan Membuat Kebisingan Berlebih: Hormati wisatawan lain dan satwa sekitar dengan tidak menyalakan musik bersuara tinggi.
- Jangan Memindahkan Penunjuk Jalan: Saat trekking, dilarang keras merusak pita/papan penunjuk arah karena dapat membuat orang lain tersesat.
Unduh Panduan Lengkapnya Sekarang!
Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor mengajak seluruh agen perjalanan, komunitas pecinta alam, dan masyarakat umum untuk membaca, menyimpan, dan membagikan panduan ini.
Materi lengkap berupa Infografis Resolusi Tinggi dan Buku Saku Digital (PDF) dapat diunduh secara gratis melalui tautan berikut: 👉 Unduh Panduan Wisata Aman & Nyaman Kabupaten Bogor
Mari menjadi wisatawan yang bijak. Jelajahi keindahannya, lindungi alamnya, dan bawa pulang kenangan indahnya. Selamat berlibur di Kabupaten Bogor!